Turki Beri 300 Kuota Beasiswa Bagi Pelajar Indonesia
Cari Berita

Advertisement

target='_blank' title='Settia Blog'>settia

Turki Beri 300 Kuota Beasiswa Bagi Pelajar Indonesia

Jumat, 21 Februari 2020


ISTANBUL, PARASRIAU.COM - Pemerintah Turki memberikan 300 kuota tambahan beasiswa bagi pelajar Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh penasihat beasiswa Turki Turkiye Burslari, Dr Enes Efendioglu, di sela-sela pertemuan Istanbul Youth Summit 2020.

“Alhamdulillah dengan diadakannya acara Istanbul Youth Summit, beasiswa pemerintah Turki, Turkiye Burslari akan memberikan kouta tambahan bagi para pelajar Indonesia. Ini disampaikan oleh Dr Enes Efendioglu selaku Penasihat Beasiswa Turkiye Burslari,” ungkap Co Founder Yayasan Youth Break the Boundaries (YBB), Muhammad Aldi Subekti.

Sebagaimana diketahui, Beasiswa Turkiye Burslari merupakan beasiswa yang diberikan Pemerintah Turki terhadap pelajar internasional yang melanjutkan studinya di Turki. Beasiswa ini sudah berjalan sejak tahun 2010 silam.

Aldi Subekti menjelaskan bahwa kuota beasiswa tersebut berbeda-beda tiap tahun. Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor tersebut menjelaskan bahwa, biasanya Pemerintah Turki hanya memberikan beasiswa kepada 50-80 pelajar internasional saja.

“Misalkan saya, ketika 2016, kuota beasiswa pemerintah ini hanya 40-50 orang saja,” tutur alumnus Gontor peraih 7 beasiswa tersebut.

Selain menambah kuota beasiswa pelajar internasional, Penasihat Beasiswa Turkiye Burslari, Dr Enes Efendioglu, mengapresiasi pelaksanaan Istanbul Youth Summit 2020 yang mampu menghadirkan mahasiswa Indonesia dari berbagai negara di Istanbul pada 27-31 Januari 2020 yang lalu.

Lebih lanjut, Aldi menambahkan bahwa umumnya, masa pembukaan beasiswa ini dilaksanakan setiap 10 Januari – 20 Februari setiap tahun. “Pada bulan Juni akan ada sesi wawancara bagi mereka yang lolos pemberkasan. Pada bulan Agustus pengumuman kelulusannya,” ujar Aldi.

Terakhir, Aldi berbagi tips dan trik bagaimana cara meraih beasiswa bergengsi tersebut.

“Salah satu trik untuk lolos pemberkasan adalah dengan mengumpulkan semua berkas sesuai permintaan dan menulis motivation letter yang bagus dan baik.”

“Pelamar beasiswa diharapkan tidak lupa melampirkan surat rekomendasi dari para tokoh.”

“Kemudian saat memasuki sesi wawancara, kita harus percaya diri dan jangan malu-malu dalam menjawab. Penggunaan pakaian rapi dan sopan sangat dianjurkan. Andai Anda memiliki karya atau project yang ingin ditunjukkan sebaiknya bawa ke ruangan interview,” pungkasnya. pr2

dilansir: gontornews.com